Tuesday, March 5, 2013

Fungsi – fungsi Protokol


Fungsi Protokol komunikasi
Abstaksi
Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi, dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh pengirim (transmitter) dan penerima (receiver) agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar.
Secara umum fungsi protokol adalah menghubungkan pengirim dan penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan dengan baik dan akurat. Fungi protokol secara detail adalah sebagai berikut :
  1. Fragmentasi dan reassembly
Fragmentasi adalah membagi informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data. Proses ini terjadi di sisi pengirim informasi. Reassembly adalah proses menggabungkan lagi paket-paket tersebut menjadi satu paket lengkap. Proses ini terjadi di sisi penerima informasi.
  1. Encapsulation
Fungsi dari encapsulation adalah melengkapi berita yang dikirimkan dengan address, kode-kode koreksi, dan lain-lain.
  1. Connection Control
Fungsi dari Connection Control adalah membangun hubungan komunikasi dari transmitter ke receiver termasuk dalam pengiriman data dan mengakhiri hubungan.
  1. Flow Control
Flow Control berfungsi mengatur perjalanan data dari transmitter ke receiver.
  1. Error Control
Pengiriman data tidak terlepas dari kesalahan, baik dalam proses pengiriman maupun penerimaan. Fungsi error control adalah mengontrol terjadinya kesalahan yang terjadi pada waktu data dikirimkan.
  1. Transmission Service
Fungsi transmission service adalah memberi pelayanan komunikasi data khususnya uang berkaitan dengan prioritas dan keamanan serta perlindungan data.
Memahami Macam Fungsi Protokol

Pada bahasan ini kita dapat melihat macam –macam protocol. Fungsi macam – macam protocol tersebut adalah sebagai berikut :

Ø FTP ( File Transfer Protocol ), digunakan untuk transfer file dalam jaringan internet.

Ø POP ( Post Office Protokol ), digunakan untuk mengambil mail dari suatu server.

Ø RIP ( Routing Information Protocol ), digunakan untuk keperluan routing.

Ø DNS ( Domain Name Service ), digunakan untuk memetakan alamat IP address kedalam nama atau group tertentu.

Ø MIME ( Multipurpose Internet Mail Extention ), digunakan untuk mengirim file binary dalam bentuk teks pada suatu jaringan.

Ø SMB ( Server Message Block ), digunakan untuk transfer berbagai file dari system operasi DOS dan Windows.

Ø NFS ( Network File System ), digunakan untuk sharing filebagi beragam host jaringan dan system operasi, biasanya protocol ini digunakan dalam system operasi Linux.

Ø HTTP ( Hyper Text Transfer Protocol ), Protokol yang digunakan untuk web browsing di jaringan internet.

Ø NNTP ( Network News Transfer Protocol ), digunakan untuk mengirrim dan menerima newsgroup.

Ø DHCP ( Dynamic Host Configuration Protocol ), digunakan untuk distribusi nomor IP Pada jaringan dengan jumlah IP terbatas, disediakan oleh computer server.

Ø TELNET ( Network Terminal Protocol ), digunakan untuk melakukan remote login bagi pengguna jaringan.

Ø SMTP ( Simple Mail Transfer Protocol ), digunakan untuk mengirimkan E-mail di jaringan internet.

Ø TFTP ( Trival FTP ), digunakan untuk transfer file dalam jaringan.

Ø SNMP ( Simple Network Management Protocol ), digunakan untuk mengelola suatu jaringan.

Ø RPC ( Remote Prosedur Call ), prosedur yang digunakan untuk memanggil dari jarak jauh.

Ø NETBIOS ( Network Basic Input Output System ), digunakan sebagai protocol standar dalam jaringan.

Ø SOCKET , merupakan protocol yang digunakan dalam system pperasi BSD-Unix dan merupakan kombinasi dari IP address dan port.

Ø TCP ( Transmission Control Protocol ), digunakan untuk pertukaran data pada jaringan secara continue ( Connection Oriented ). Artinya data yang dikirim dijamin akan tersampaikan dengan benar dan urut.

Ø UDP ( User Datagram Protocol ), digunkan untuk pertukaran data pada jaringan dengan sifat connectionless. Artinya data yang dikirim tidak terjamin akan tersampaikan ke tujuan dengan baik.

Ø IP ( Internet Protocol ), digunakan untuk menyampaikan paket data pada alamat tujuan.

Ø ICMP ( Internet Control Message Protocol ), digunkan untuk menangani pesan status IP dan memebantu menstabilkan kondisi jaringan jika terjadi kabel putus, router crash, atau host tujan mati.

Ø ARP ( Address Ressolution Protocol ), digunakan untuk mendapatkan informasi hardware dari nomor IP.

Ø RARP ( Reverse ARP ), digunakan untuk mendapatkan informasi nomor IP dari hardware yang digunakan.

Ø SLIP ( Serial Line Internet Protocol ), protocol yang dipakai dengan menggunakan sambungan serial.

Ø PPP ( Point to Point Protocol ), digunakan sebagai protocol point to point.
Jadi dapat disimpulkan fungdi protocol sebagai
         Satuan kecil fungsi yang membentuk basis dari semua protokol
         Tidak semua protokol mempunyai semua fungsi
-          Mengurangi duplikasi usaha
-          mempunyai jenis fungsi yang sama di protokol pada tingkat yang berbeda
         Encapsulation
         Pemisahan dan perakitan kembali
         Kontrol
          koneksi
         Pengiriman tersusun
         pengiriman perintah
         Kontrol Alur
         Kontrol Kesalahan
         Pengalamatan
         Multiflexing
         Layanan transmisi
Referensi
http://setya-1.blogspot.com/2009/01/fungsi-protokol_6014.html

untuk bacaan dirumah silahkan download disini

Sunday, March 3, 2013

OSI Layer dan pengaturan komunikasi

OSI LAYER dan PENGATAURAN KOMUNIKASI
(PROTOKOL)

Pengertian Protokol
Protocol adalah satu set pengatruran tatacara kamunikasi dalam suatu system komunikasi data seperti dalam jaringan komunikasi. Secara umum protocol mendefinisikan apa yang dikomunikasikan ,kapan dikomunikasikan ,dimana dan bagaimana dikomunikasikan.



Protocol mempunyai tiga data utama untuk sebuah komunikasi seperti :
·         Sintaks yaitu format data komunikasi.
·         Semantik yaitu mengartikulasiakan atau mengubah setiap aliran blok atau frame dalam setiap bit, dimana data yang akan dikomunikasikan adalah bit 0 dan 1.
·         Waktu dalam waktu ini dimaksutkan seberapa besar alur atau jalan yang akan di lalui oleh data.
Protocol mempunyai dua model dalam prosesnya seperti : 
Model Open system Interconnection (OSI leyer).
            Osi leyer mempunyai tujuh lapis yang masing-masing lapisan mengerjakan tugasnya masing-masing dalam komunikasi data. Setiap lapisan protocol mempunyai lapisan yang lebih rendah guna untuk melakukan tugas yang lebih sederhana jadi disetiap protocol mempunya lapisan yang lebih rendah memberikan layanan untuk lapisan yang ada diatasnya. Di setiap perubahan pada lapisan tidak mempengaruhi lapisan lainnya.berikut adalah ketujuh lapisan tersebut. 
           1.    Application layer
           Menydiakan layanan akhir seperti : HTTP, SMTP, FTP dll..
           2.    Presentation layer.
           Memberikan layanan translasi, yaitu dari permintaan apklikasikan ke kode                  
           internasional, karena ada spesifikasi pemakai dan aplikasi. Dan melakukan enkripsi  
           dan kompresi data. Contoh ASCII, BIN
           3.    Session layer
           Menyediakan proses komunikasi antar aplikasi, yaitu menjaga establisnya, 
           mengatur dan menghentikan hubungan diantara aplikasi yang sedang berkomunikasi
          4.    Transport layer
          Menyediakan transparansi transfer data diantara dua buah titik. Mengubahnya 
          menjadi paket data, memberi label, alamat, urutan dan mekanisme kontrol kesalahan.
          5.    Network layer.
          Melayani pengiriman paket data pada lapis yang lebih rendah dengan 
          menambahkan lamat jaringan dan informasi lainnya dalam paket yang dikirimkan 
          dan membuat keputusan rute yang harus dilalui oleh paket yang ditransmisikan
          melewati banyak jaringan
          6.    Data link layer.
          Memberikan petunjuk pada paket dalam melewati link antar jaringan. Dan 
          mengirimkan frame-frame data dengan sinkronisasi, kontrol kesalahan dan kontrol 
          aliran
          7.    Physical layer.
          Berkonsenstrasi pada pengiriman melalui media fisik, dengan fungsi-fungsi mekanis,
          elektris, dan prosedur-prosedur untuk mengakses media fisik.
Gambar dari proses protocol pada model OSI layer.

Model TCP/IP

Protocol TCP/IP dikembangkan menggunakan stadart protocol yang terbuka dapat diambil oleh siapapun tanpa buiaya. TCP/IP digunakan sebagai protokol dalam jaringan internet. Jadi memerlukan beberapa device yang bias berkomunikasi dengan dunia internet. Jadi kita dapat berhubungan dengan seluruh pengguna computer dalam sekala global karena pengalamatannya yang unik. TCP/IP ini juga mempunyai beberapa lapisan seperti :

          1.      Aplikasi layer.
          Melayani pemakai untuk mengirim dan menerima data. Contohnya HTTP, FTP, SMTP
         2.      Transport layer.
          Melayani komunikasi antara dua host. Protokolnya adalah TCP(Transmission Control
          Protocol) dan UDP(user datagram Protocol). Protokol bertugas mengatur komunikasi antar 
          kedua host dan melakukan pengecekan kesalahan. Data dibagi dalam paket, dikirim ke internet 
          dengan menambahkan header yang mengandung alamat tujuan dan checksum (kontrol 
          kesalahan, apakah ada paket yang hilang diperjalanan )
         3.       Internet Akses.
          Menyediakan fungsi routing diantara jaringan yang kompleks.
         4.      Network layer.
         Bertanggung jawab dalam proses pengiriman ke alamat yang tepat protkolnya seperti IP, ARP, 
         ICMP.
        5.      Physical layer.
         Bertanggung jawak mengirim dan menerima data ked an dari media fisik
Konsep TCP/IP


Protocol juga mempunya standart IEEE
 IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers) merupakan  kumpulan insyinyur di amerika yang aktuf dalam mengembangkan standart komunikasi data. IEEE merupakan pelopor unutk mengembangkan standart Lan seperti :
Protokol Masa Depan

DTN (Disruption Tolerant Networking)
DTN atau Disruption Tolerant Networking merupakan protokol komunikasi yang digunakan dalam internet antar-planet. Di bumi, internet reguler bekerja dengan membagi data yang dibutuhkan ke dalam paket, kemudian route paket tersebut menuju ke node (titik) kerja terdekat untuk memastikan komunikasi protokol sampai ke pengguna.

Sedangkan DTN dibangun dengan protokol yang disebut Bundle Protocol, yang se-analog dengan protokol internet di Bumi. Tapi protokol ini didesain lebih kuat.
Bundle Protocol dibuat untuk mengantisipasi putusnya koneksi, delay, juga error yang mungkin muncul saat mengirim pesan dari satu planet ke planet lain, atau dari pesawat ruang angkasa yang mengorbit ke permukaan planet.



Protokol Masa Depan

DTN (Disruption Tolerant Networking)
DTN atau Disruption Tolerant Networking merupakan protokol komunikasi yang digunakan dalam internet antar-planet. Di bumi, internet reguler bekerja dengan membagi data yang dibutuhkan ke dalam paket, kemudian route paket tersebut menuju ke node (titik) kerja terdekat untuk memastikan komunikasi protokol sampai ke pengguna.

Sedangkan DTN dibangun dengan protokol yang disebut Bundle Protocol, yang se-analog dengan protokol internet di Bumi. Tapi protokol ini didesain lebih kuat.
Bundle Protocol dibuat untuk mengantisipasi putusnya koneksi, delay, juga error yang mungkin muncul saat mengirim pesan dari satu planet ke planet lain, atau dari pesawat ruang angkasa yang mengorbit ke permukaan planet.

Referensi
http://bkomps.blogspot.com/2010/12/fungsi-protokol-pada-jaringan-komputer.html
http://ulpiupie.blogspot.com/2012/03/komunikasi-data-protokol.html
http://id.prmob.net/iptv/televisi/televisi-definisi-tinggi-627395.html
http://ha-topology.blogspot.com/2012/04/media-komunikasi-yang-digunakan-pada.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_%28komputer%29
http://blog.uad.ac.id/taufiq/2011/03/06/3-protokol-komunikasi-data/
http://staff.unud.ac.id/~sukadarmika/wp-content/uploads/2009/09/pert-2_standard-standard.pdf
http://www.scribd.com/doc/61430237/Standarisasi-Komunikasi-Data
links download standart Protokol